Plenary Speakers

PLENARY SPEAKERS

Tony Wenas, S.H.

PT Freeport Indonesia

Tony Wenas merupakan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dan salah satu eksekutif senior dengan pengalaman panjang dalam industri pertambangan dan sumber daya alam di Indonesia. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia sejak Januari 2019 setelah sebelumnya pernah menduduki posisi Executive Vice President dan Director di perusahaan tersebut. Sepanjang kariernya, Tony Wenas juga pernah memegang berbagai posisi kepemimpinan strategis, antara lain sebagai President and CEO PT Vale Indonesia Tbk serta pimpinan di sejumlah perusahaan berbasis sumber daya alam. Ia merupakan lulusan bidang hukum dari Universitas Indonesia dan memiliki pengalaman yang luas dalam pengelolaan korporasi, kebijakan industri, serta pengembangan bisnis. Dalam kepemimpinannya di PT Freeport Indonesia, ia berperan dalam penguatan operasi pertambangan yang aman dan berkelanjutan serta pengembangan hilirisasi industri tembaga di Indonesia. Perspektifnya mengenai integrasi kegiatan pertambangan dari hulu hingga hilir, keberlanjutan, pengembangan smelter, serta kebutuhan mineral untuk mendukung transisi energi menjadikannya salah satu figur penting dalam transformasi industri mineral nasional.

Prof. Ir. Dr. Dominic C. Y. Foo

University of Nottingham Malaysia

Prof. Ir. Dr. Dominic C. Y. Foo merupakan Professor of Process Design and Integration di University of Nottingham Malaysia serta Founding Director of the Centre for Green Technologies. Beliau dikenal secara internasional atas kontribusinya dalam bidang process integration, process optimisation, resource conservation, energy efficiency, dan pengurangan emisi karbon. Penelitiannya banyak memanfaatkan pendekatan pinch analysis, pemodelan matematis, dan optimasi untuk menghasilkan proses industri yang lebih efisien serta berkelanjutan. Prof. Foo merupakan Fellow of the Institution of Chemical Engineers dan Academy of Sciences Malaysia serta pernah menjabat sebagai President of the Asia Pacific Confederation of Chemical Engineering. Sejak tahun 2020, beliau tercatat dalam daftar Top 2 Percent World Leading Researchers. Selain menghasilkan lebih dari 230 artikel jurnal, beliau juga telah menulis dan menyunting berbagai buku mengenai integrasi proses, konservasi sumber daya, simulasi proses, pengelolaan karbon, serta teknologi berkelanjutan. Kontribusinya menghubungkan rekayasa proses dengan efisiensi sumber daya dan dekarbonisasi industri.

Ir. Hary Devianto, S.T., M.Eng., Ph.D.

Institut Teknologi Bandung

Ir. Hary Devianto, S.T., M.Eng., Ph.D. merupakan akademisi dan peneliti di Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung yang tergabung dalam Kelompok Keahlian Energi dan Teknologi Berkelanjutan. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Kimia di ITB, Master of Engineering di Asian Institute of Technology, Thailand, serta pendidikan doktoral di Seoul National University, Korea Selatan. Bidang keahliannya terutama mencakup rekayasa elektrokimia, teknologi energi berkelanjutan, fuel cell, superkapasitor, elektrolisis, korosi, serta konversi elektrokimia CO2. Berbagai penelitiannya juga mencakup pengembangan material elektroda, produksi hidrogen, solid oxide fuel cell, teknologi penangkapan dan pemanfaatan CO2, serta pemanfaatan biomassa dan limbah menjadi material untuk aplikasi energi. Selain aktif dalam pendidikan dan penelitian, beliau juga memiliki pengalaman dalam konsultasi rekayasa proses, keselamatan proses, korosi, dan teknologi energi. Saat ini beliau juga memegang peran akademik dalam pengelolaan Program Studi Sarjana Teknik Kimia ITB.

Prof. Dr. Ir. T. Dyah Suci Perwitasari, M.T. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Prof. Dr. Ir. T. Dyah Suci Perwitasari, M.T. merupakan Guru Besar Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, dengan kepakaran dalam bidang Teknologi Sintesis. Kegiatan penelitian beliau berfokus pada pengembangan proses sintesis dan kristalisasi, pemanfaatan kembali sumber daya dari limbah, serta pengembangan material dan produk bernilai tambah. Salah satu fokus utama penelitiannya adalah sintesis dan kristalisasi struvite sebagai sumber pupuk berbasis fosfat melalui pemulihan nutrien dari berbagai jenis aliran limbah. Penelitian tersebut mencakup kinetika dan morfologi kristal, pengaruh ion logam dan bahan aditif terhadap proses kristalisasi, serta pengembangan proses untuk meningkatkan kualitas produk struvite. Selain itu, beliau aktif dalam penelitian teknik kimia yang berkaitan dengan pemanfaatan limbah, sintesis material, dan pengembangan proses berkelanjutan. Pada tahun 2025, beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Teknologi Sintesis di UPN Veteran Jawa Timur dengan fokus ilmiah pada sintesis struvite dari air limbah untuk penyediaan pupuk berbasis fosfat.